Inilah Alasan Makin Tua, Makin Beresiko Disfungsi Ereksi: Kekurangan Vitamin D

Diposting oleh Nurdian on Senin, 22 Oktober 2018


Berbagai macam gangguan seksual bisa menyebabkan munculnya rasa kurang percaya diri yang bersifat intim. Bagi pasangan suami istri yang demikian kadang bisa menjadi masalah. Pasalnya, tentu urusan seks kadang juga jadi kebutuhan untuk suami dan istri.

Untuk urusan seks, bisa jadi para pria yang jadi subjek masalah ini. Ada segudang masalah gangguan seksual yang dikeluhkan pria, mulai masalah psikis hingga berkaitan dengan yang timbul karena urusan kesehatan.

Salah satu yang jadi masalah kesehatan bagi pria dan banyak dikeluhkan adalah masalah disfungsi ereksi. Masalah yang satu ini kerap menimpa para pria, dan selanjutnya menurunkan rasa percaya diri.

Disfungsi ereksi perlu diperhatikan, sebagai gangguan seksual yang menyerang pria. Penyebabnya sebenarnya beragam. Salah satu penyebab masalah ini, adalah kekurangan vitamin D. Hal ini ditemukan di sebuah hasil penelitian yang melibatkan 143 subjek.

Penelitian dilakukan pada semua pria yang terlibat dan didapati bahwa setidaknya setengah dari seluruh subjek penelitian yang mengeluh adanya gangguan disfungsi ereksi ternyata tidak ternutrisi vitamin D secara optimal. Secara angka sama dengan 1 dari 5 pria yang mendapatkan kadar vitamin D optimal. Bahkan lebih lanjut, salah satu pria yang mengalami gangguan difungsi ereksi berat, ternyata punya kadar vitamin D dalam tubuhnya 24 persen lebih rendah dari mereka yang terkena disfungsi ereksi ringan.

Rendahnya kadar Vitamin D dalam tubuh seorang pria memicu radikal bebas dari apa yang disebut sebagai ion superoksida. Kondisi ini memicu penurunan nitrit oksida, molekul yang menjadikan pembuluh darah bisa menegang dan berfungsi optimal.

Kurangnya kadar nitrit oksida dalam tubuh seseorang mengurangi kemampuan seseorang saat ereksi. Bagi mereka yang mempunyai masalah disfungsi ereksi ringan untuk menambah suplemen herbal agar kondisi asam nitrat dalam tubuh kembali optimal pada kisaran 30 ng/mL atau lebih, bila perlu.
More aboutInilah Alasan Makin Tua, Makin Beresiko Disfungsi Ereksi: Kekurangan Vitamin D

Sering Alami Nyeri Pada Sendi Lutut, Bisa Jadi Anda Mengalami Osteoarthritis

Diposting oleh Nurdian on Selasa, 09 Oktober 2018


Perlu Anda ketahui bahwa radang sendi lutut atau disebut dengan osteoarthritis lutut merupakan jenis arthritis yang paling umum terjadi. Osteoarthritis (OA) adalah sebuah kondisi di mana bantalan alami antara sendi dan tulang rawan menghilang sehingga menyebabkan peradangan pada bagian persendian.

Kondisi tersebut dapat terjadi selama bertahun-tahun, atau bisa juga dipercepat karena cedera lutut, cidera ligamen, patah tulang lutut, meniskus robek ataupun infeksi. Osteoarthritis lutut dapat terjadi bahkan pada orang muda, namun cenderung lebih berisiko setelah usia 45 tahun.

Berikut di bawah ini adalah beberapa gejala radang sendi lutut yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

Rasa Nyeri Yang Hilang-timbul
Rasa nyeri dari radang sendi lutut bisa muncul secara tiba-tiba, tapi lebih cenderung muncul secara perlahan dan hilang-timbul. Anda mungkin akan merasakan sakit hanya saat di pagi hari atau setelah Anda selesai melakukan aktivitas yang sudah lama tidak dilakukan. Lutut Anda juga mungkin merasa nyeri saat menaiki tangga, berdiri dari posisi duduk, berlutut ataupun bahkan ketika Anda hanya duduk. Tidak jarang beberapa orang yang mengalami radang sendi juga mengatakan mengalami rasa nyeri di persendian lututnya ketika udara dingin.

Peradangan
Radang sendi lutut biasanya akan menimbulkan peradangan periodik. Hal ini disebabkan oleh pembentukan tulang taji (osteophytes) atau cairan ekstra di lutut. Kulit di lutut Anda mungkin terlihat kemerahan dan terasa hangat saat disentuh. Jika sudah parah, peradangan di lutut tidak membaik walaupun sudah diberikan pengobatan atau obat anti-inflamasi.

Lutut Terasa Kaku
Seiring berjalannya waktu, otot lutut Anda akan semakin melemah dan menyebabkan struktur sendi menjadi tidak stabil. Sendi juga bisa menempel atau mengunci sehingga Anda tidak bisa menekuk atau meluruskan lutut.

Terdengar Bunyi Gemeretak Saat Lutut Digerakan
Anda mungkin merasakan sensasi bunyi gemeratak – seperti bunyi “kreek..”, saat Anda mencoba menggerakan lutut. Gejala ini bisa terjadi bila Anda kehilangan beberapa tulang rawan halus sekalipun Anda bergerak dengan perlahan. Sedangkan bunyi gemeretak tersebut merupakan hasil pertemuan dari permukaan kasar dan tonjolan tulang yang bergesekan satu sama lain saat Anda menggerakan sendi.

Keterbatasan Gerak
Semakin lama arthritis bisa membuat Anda semakin sulit untuk menggerakan lutut Anda. Saat radang sendi memburuk, bagian persendian sangat sulit untuk berfungsi normal sehingga bisa menghambat aktivitas Anda sehari-hari. Anda mungkin akan mengalami masalah saat berjalan karena lutut tidak bisa menahan beban tubuh yang membuat Anda memerlukan bantuan tongkat atau alat bantu jalan.

Kelainan Bentuk Lutut
Seiring perkembangan penyakit radang sendi lutut, Anda mungkin akan melihat adanya perubahan pada lutut Anda atau yang disebut dengan deformitas lutut. Arthritis bisa membuat lutut Anda menjadi cekung karena otot-otot di sekitar lutut mengecil dan melemah. Kelainan bentuk lutut ini bisa dari rentan yang hampir tidak terlihat, sampai cukup parah, bahkan melemahkan.

Oleh karena itu, kita pun perlu menjaga kesehatan lutut agar tidak mengalami osteoarthritis. Dan berikut di bawah ini adalah cara mengobati radang sendi lutut, di antaranya yaitu:
 

- Menurunkan berat badan.
- Melakukan olahraga peregangan yang membantu menjaga sendi lutut tetap bergerak dan fleksibel.
- Anda bisa mengonsumsi beberapa obat anti inflamasi yang dijual di apotik terdekat seperti analgesik, aspirin, ibuprofen, atau naproxen sodium untuk membantu meringankan rasa sakit – namun jangan konsumsi obat tersebut lebih dari 10 hari tanpa pemeriksaan diri ke dokter.
- Mengoleskan krim topikal yang memiliki kandungan capsaicin, melakukan akupunktur, atau mengonsumsi suplemen.
- Jika Anda mengalami masalah dengan aktivitas sehari-hari, Anda bisa melakukan terapi fisik dengan alat kesehatan khusus lutut.

Jika perawatan tersebut tidak memberikan perkembangan yang signifikan pada kondisi Anda, maka ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter untuk memastikan pengobatan yang tepat dalam mengurangi radang sendi lutut. Biasanya dokter akan melakukan tindakan suntik kortikosteroid atau asam hyaluronic ke lutut dan tindakan operasi jika itu adalah pilihan yang baik. Semoga informasi ini dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda.
More aboutSering Alami Nyeri Pada Sendi Lutut, Bisa Jadi Anda Mengalami Osteoarthritis